WASPADA COVID-19: YUK, TERAPKAN GERAKAN #14HARIDIRUMAHAJA
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh^^
Dear all, rasanya sedih sekali melihat kondisi di negara kita hari ini. Per tanggal 18 Maret 2020 pukul 12.00 WIB, jumlah kasus positif covid-19 sudah di angka 227 orang, dengan 19 orang meninggal. Tentu kita semua merasa prihatin, tapi tidak bisa berbuat banyak. Aku harap, melalui tulisan ini, Aku akan mencoba berbagi informasi yang didapat dari beberapa sumber tentang beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengurangi atau bahkan menghambat penularan covid-19 ini. Maka, aku harap melalui tulisan ini, bisa memberi sedikit dampak positif bagi semua pembaca. ๐ (A video related to this article, can be watched by click this link: https://youtu.be/pqZ-R_I7v70 , thank you)
Bismillah, happy reading☺☺
Ahad, 15 Maret 2020 lalu, Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers, agar masyarakat Indonesia bekerja, belajar, dan beribadah di rumah guna mencegah penularan Covid-19. Dan, The centers for disease control and prevention merekomendasikan untuk menerapkan social distance atau membatasi sosialisasi dengan tujuan mencegah penyebaran penyakit Covid-19 ini yang ditularkan dari orang ke orang.๐ถ
Bagaimana saja penerapan sosial distance yang bisa kita terapkan? John Hopkins Medicine merekomendasikan beberapa hal yang harus kita perhatikan dan terapkan:
1. Bekerja di rumah, tidak di kantor๐
2. Meliburkankan sekolah atau menggantinya dengan kelas online๐
3. Berkomunikasi melalui media sosial, tidak secara langsung๐
4. Membatalkan atau menunda konferensi atau pertemuan yang melibatkan banyak orang๐
Jadi, kita benar-benar melakukan berbagai aktivitas di rumah dan mengurangi interaksi dengan orang lain.
Data kesehatan yang dipublikasikan oleh organisasi kesehatan dunia (WHO), menjelaskan kalau 14 hari adalah periode waktu hingga seseorang dapat menunjukkan gejala terinfeksi virus corona. Karena hal ini, kita semua direkomendasikan untuk melakukan social distancing selama 14 hari!!!
Penjelasan lebih lanjutnya, begini guys↓↓↓
Jika seseorang kontak dengan sesuatu yang bisa menginfeksinya dengan Covid-19, maka harus ditunggu minimal 14 hari sampai orang tersebut bisa dipastikan benar-benar aman dari infeksi Virus corona. Jika dalam 14 hari seseorang baik-baik saja dan tidak terjadi apa-apa, maka orang tersebut bisa disebut aman dari infeksi Covid-19. Seperti yang disampaikan dr. Reisa Broto Asmoro, seseorang bisa saja merasa sehat meski ternyata dirinya sudah terinfeksi virus corona dalam masa 2-14 hari. Jadi, walaupun seseorang merasa sehat atau terlihat sehat, dia bisa saja berpotensi menularkan kepada orang lain. Waspada guysss!๐
NAHHH....karena hal tadi (orang terlihat sehatpun bisa menularkan) maka kita HARUS menerapkan social distancing selama minimal 14 hari, guys. Selama 14 hari ini, semua orang harus benar-benar patuh dan mendisiplinkan diri masing-masing untuk menetap di rumah, kalau ga ada keperluan yang urgent, don't go anywhere, okay?! (Please, ini demi kepentingan kita semua guys๐). Jika tidak, 14 hari itu tidak akan ada gunanya:(
Why??? Sederhananya gini teman-teman, jika misalnya seorang mahasiswa diliburkan dari tanggal 16 Maret selama 14 hari dan akan kembali masuk kuliah pada hari ke 15 (30 Maret). Pada hari pertama, kedua, ketiga, sampai hari kesepuluh, mahasiswa ini menetap di rumah tanpa pergi kemanapun. Namun, pada hari kesebelas, mahasiswa ini malah memanfaatkan waktunya untuk pergi hangout bersama teman-temannya ke tempat-tempat keramaian, seperti mall, tempat karaokean, dan tempat umum lainnya.
Seandainya saat mereka pergi ke tempat-tempat tadi mereka tertular Covid-19, mungkin saat kembali kuliah pada hari ke 15nya, mereka bisa saja belum memperlihatkan tanda-tanda sakit. But guysss, mereka membawa Covid-19 dalam tubuh mereka dan berpotensi menularkannya ke orang lain. Jadi, waktu libur mereka 14 hari tadi, will be useless, ga ada gunanya! Karena akan terjadi penularan di kampus dan rantai penularan ga bisa diputus.๐
In the other side, coba kita bayangkan. Jika saja, pada saat libur 14 hari mahasiswa tadi tetap stay di rumah atau di kosannya tanpa kemana-mana, maka mereka akan bisa terhindar dari penularan Covid-19 dan saat kembali ke kampus mereka tidak membawa Covid-19 di tubuh mereka dan tidak akan menularkannya kepada orang lain.๐
dan... jika semua orang mau berkerjasama untuk melakukan gerakan #14HARIDIRUMAHAJA, InsyaaAllah rantai penularan Covid-19 bisa kita putus tus tusss, dan korban tidak akan berjatuhan lagi.๐
Yappps, buat semua yang membaca tulisan ini, mari saling mengingatkan, saling peduli, saling menjaga dan kompak untuk melakukan Gerakan #14HARIDIRUMAHAJA dan mengajak oang-orang yang kita sayangi, orang-orang terdekat kita untuk melakukan hal yang sama.
Harapannya, semakin banyak orang yang sadar akan hal ini, akan semakin banyak orang-orang yang terhindar dari paparan Covid-19 ini.
Stay healthy and safe, everyone!
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh^^
Komentar
Posting Komentar